Nanti mereka akan mengerti katanya.
Apanya yang mengerti kalau terus menerus bernegasi.
Nanti mereka akan berterima kasih katanya.
Apa yang harus disyukuri jika tujuannya saja membinasakan tujuan.
Bukan berarti aku berat sebelah, namun aku juga tidak setuju untuk tidak memihak.
Lihat bagaimana merpati itu menyebarkan kabar dengan cepat.
Lihat bagaimana bentangan sayap membawanya menuju target-target lemah wawasan.
Lihat bagaimana mereka mempercayai kabar dari hanya seekor burung, yang entah mereka mengetahui itu burung jenis apa atau tidak.
Lihat bagaimana provokasi menyelimuti setiap aksara-aksara dari pesan yang dibawa merpati.
Membawanya menjadi bekal pertahanan.
Melupakan pedoman yang selama ini diemban.
Benar salah bukan lagi masalah.
Selama itu masuk akal.
Hey, dengar! Akal?
Aku ingat ada istilah akal sehat, mana mungkin istilah ini menjadi istilah yang berat sebelah?
Maksudku, istilah ini akan sempurna jika ada penyeimbangnya.
Seperti "kaya" dengan penyeimbangnya "miskin".
Maka akal sehat pun memiliki penyeimbang semacam akal sakit.
Dan bagaimana kamu tau merpati itu tergolong kemana?
Tidak ada yang peduli, bukan?
Selama itu adalah hal yang bersifat modern.
Maka merpati itu kini bukan lagi hanya yang dapat dilumpuhkan dengan panah.
Wujudnya pun digital dalam layar.
Semakin membuat khalayak percaya.
Entah benar, entah salah.
Selama itu bersifat modern.
Maka itu akan membawa kita menuju kemajuan.
Kata mereka.
November 22, 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar